Foto wajah salah satu terpidana mati bom Bali yakni Imam Samudra yang telah dikafani beralaskan tikar bambu itu diedarkan oleh www.arrahmah.com di internet. Foto itu terlihat hidup mungkin karena pencahayaan saat pengambilan gambar sangat bagus.
Saya perhatikan tidak ada rekayasa dan saya bisa katakan foto itu 100% asli. Karena photo tersebut telah mendapatkan izin dari pihak keluarga alharhum yang telah memberikan hak ekslusif kepada Ar Rahmah Media untuk menyebarluaskannya di dunia. Photo tersebut juga merupakan amanah dari pihak pihak keluarga almarhum dan juga merupakan hak umat muslim di seluruh dunia untuk melihat mimik wajah beliau terakhir kalinya.
Bisa saja rekayasa
Polri mengaku belum mengetahui beredarnya foto wajah jenazah Imam Samudra yang sudah dikafani di internet. Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira, bisa jadi itu hanya rekayasa.
“Saya belum lihat, Bisa saja itu hanya rekayasa foto,” kata Abubakar di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/11).
Menurut Abubakar, bisa jadi yang menebarkan foto tersebut dari anggota keluarga Imam Samudra. Namun dia enggan berkomentar panjang, mengingat dia belum melihat website arrahmah.com, yang memuat foto tersebut.
“Hal ini akan kami tindak lanjuti,” imbuh dia.
Foto tersebut dimuat www.arrahmah.com. Di atas foto tertulis “Jihad Indonesia”. Sedangkan di bawah foto tertulis “As Syahid Imam Samudra Bergabung dengan Kafilah Syuhada”. Foto tersebut kini beredar di media massa.
Isi kalimat awal berita tersebut adalah: “Hari ini telah dijemput para bidadari para kafilah syuhada, Mujahid Imam Samudra, Mujahid Amrozi dan Mujahid Ali Ghufron. Mereka semua telah menunjukkan pada umat ini bagaimana sikap mujahid sejati yang tetap istiqomah.
Walaupun ada beberapa pihak yang masih tidak percaya, tapi menurut saya photo yang telah luas beredar itu merupakan wajah asli Alm.Imam Samudra setelah eksekusi dengan pucatnya wajah beliau. Tetapi benar ataukah tidak, hanyak Allah SWT lah yang tahu…
sumber: www.arrahmah.com






Dia adalah orang keras dalam keyakinannya, meski pun nyawa taruhan nya.Walaupun itu salah karena kita hidup bernegara.
Oleh: fatrabuana on November 13, 2008
at 6:41 am
tapi kalo emang mau jihad di jalan islam, bukan begitu caranya. ada cara yang lebih pantas yang terdapat di dalam alquran.
Oleh: jendoel on November 13, 2008
at 6:50 am